Letaknya
di beberapa lokasi agak tersembunyi, walau di tepi jalan protocol Kota
Surabaya. Jadi, kerap luput dari perhatian mereka yang berlalu-lalang di
sekitarnya. Gardu ANIEM, atau dalam bahasa Belanda disebut transformatorhuis,
alias Rumah Trafo. Walau tidak banyak memberi fungsi kini, bangunan persegi
dengan atap sekilas berbentuk limas berornamen. Coba amati beberapa saat, akan
tampak hal menarik pada aksen arsitekturalnya. Bentuk bangunan yang menarik
dengan langgam yang khas tempo dulu.
Gardu aniem ini dulunya berfungsi sebagai gardu
listrik 6 KV di jamannya. Dalam rangka mendistribusikan kebutuhan listirk di
Surabaya, didirikan gardu listrik di beberapa titik, di Jalan Dukuh, Jalan KH.
Mas Mansyur, Jalan Kebalen Timur, Jalan Kedungdoro, dan Jalan Panglima
Sudirman. Manfaat trafo ketika

